Cinta
dan sakit hati seperti dua sisi mata uang yang berbeda. Cinta dapat membuat
kita merasakan kebahagian, dan sakit hati dapat membuat kita merasakan rasa
perih. Orang yang jatuh cinta pasti pernah merasakan sakit hati atau
kekecewaan. Tinggal tergantung diri kita sendiri mengendalikan rasa sakit hati
kita. Orang yang menjalani suatu hubungan pasti pernah merasakan kecewa dengan
pasangan, entah kecewa karena pasangan kita membatalkan janji, kecewa karena
pasangan kita telat menjemput kita,kecewa karena tidak bisa bertemu pasangan
kita, atau kecewa karena hal-hal lain. Tetapi jika kita bisa mengerti dan
memahami pasangan kita, rasa kecewa itu tak akan ada artinya karena pastinya
rasa cinta kita lebih besar dari rasa kecewa kita. Karena tak ada satu orang pun
yang dengan sengaja membuat pasangannya, orang yang dia cinta, merasakan rasa
kecewa.
Cinta
itu seperti pasir ..... Jangan pernah menggenggamnya terlalu erat, karena pasti
dia akan memberontak untuk melepaskan diri dari genggaman kita. Tetapi jangan
juga menggenggamnya dengan lemah, karena pasti dia akan merasa tak berarti dan
pergi dari genggaman kita. Peganglah cinta dengan perasaan, dengan ketulusan,
maka dia akan merasa nyaman berada digenggaman kita.
Jika
kita sakit hati, ubahlah rasa sakit hati itu sebagai sesuatu hal yang dapat
membuat kita lebih baik di masa depan. Karena hidup bukan untuk masa lalu,
tetapi hidup ini untuk masa sekarang dan masa depan. Jadi jangan pernah
terpengaruh oleh masa lalu yang membuat kita merasakan rasa sakit di hati ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar