Rabu, 28 Maret 2012

Kasih Sayang


Menurut saya, kasih sayang yang paling tulus di dunia ini dan tidak meminta imbalan adalah kasih sayang orang tua kepada anaknya.
Orang tua saya dapat dikatakan tegas dalam mendidik anak-anaknya, apalagi jika berkaitan dengan prestasi di sekolah dan agama. Hingga terkadang, dahulu, saya sangat kesal dengan peraturan-peraturan yang dibuat sepihak oleh orang tua saya, seperti batas pulang tidak lebih dari jam 10 malam atau hanya boleh keluar rumah pada malam minggu.
Tetapi suatu saat, ketika saya berusia 15 tahun dan saya sakit usus buntu dan harus menjalankan operasi, saya baru benar-benar sadar betapa besarnya kasih sayang orang tua saya dan perhatian mereka. Dari awal saya masuk ruang UGD hingga saya keluar dari rumah sakit, mereka tidak pernah meninggalkan saya. Setiap hari mereka bergantian menjaga saya di rumah sakit. Pada saat saya akan menjalankan operasi, mereka mencoba menenangkan saya walaupun itu hanya operasi kecil tetapi itu adalah operasi pertama yang saya jalani. Setelah selesai operasi, saat saya keluar dari ruang operasi, yang pertama saya lihat adalah senyum lega kedua orang tua saya di depan pintu ruang operasi. Ayah saya menghampiri saay dan mencium kening saya, dan sambil tersenyum beliau mengatakan “Alhamdulillah anak papa tersayang tidak kenapa-kenapa, sedikit lagi pasti sembuh.” Walau saat itu saya belum sadar 100% karena pengaruh obat bius, tetapi saya dapat merasakan kasih sayang dari senyum ayah saya. Saya tidak dapat berkata apa-apa dan hanya meneteskan air mata karena saya bahagia.
Setelah saya keluar dari rumah sakit, teman-teman saya yang waktu itu juga menunggu ketika saya operasi, mereka bercerita bahwa selama 3 jam saya di ruang operasi kedua orang tua saya benar-benar khawatir menunggu di luar. Orang tua saya selalu bertanya tentang keadaan saya di dalam ruangan kepada suster yang keluar dari ruang operasi.
Betapa bahagianya saya memiliki kedua orang tua yang sangat sayang kepada saya, walau terkadang mereka tegas tetapi saya percaya itu untuk kebaikan saya di masa depan. Dan saat ini semua cita-cita kedua orang tua saya terhadap saya, menjadi perioritas pertama yang akan saya wujudkan dalam hidup saya.


Saya hanya bisa bilang:
"Sayangi lah orang tua kalian selagi mereka masih ada mendampingi kalian. Ingat kawan, jangan sampai kalian menyesal."

Rabu, 21 Maret 2012

Tugas Olah Rasa Bersih


Saya tidak suka kotor tapi saya suka berantakan. Kamar saya tidak kotor atau berdebu, karena disapu oleh adik saya setiap hari. Tapi jika membandingkan tempat tidur saya dengan adik saya pasti tempat tidur saya yang paling berantakan. Di tempat tidur saya terkadang buka hanya ada bantal dan guling tetapi juga ada buku kuliah, novel yang sedang saya baca, kertas-kertas foto copy, dan charger handphone. Hingga saya lah yang paling sering mendapat ceramah dari orang tua saya karena tempat tidur yang tidak rapi. Saya merapikan tempat tidur hanya ketika saya memang sedang ingin merapikannya atau ketika saya sedang malas mendengar kultum dari orang tua saya.
Hingga beberapa hari lalu, saya merasa jenuh dengan keadaan kamar saya. Dan tanpa perintah kedua orang tua saya, saya merapikan kamar saya. Saya merapikan tempat tidur saya hingga tampak seperti tempat tidur pada umumnya, saya merubah posisi lemari pakaian dan rak buku. Hampir 2 jam saya mendekor ulang keadaan kamar saya.
Dan ketika semuanya selesai, walaupun saya merasakan lelah tetapi saya merasa ada kesenangan tersendiri dalam hati saya ketika melihat kamar yang rapi. Dan saya pun merasa nyaman berlama-lama di dalam kamar. Memang benar kata “Rapi itu adalah indah”. Saya pun enggan membuat kamar saya berantakan lagi atau seperti yang orang tua saya suka katakan, seperti kapal pecah.

Selasa, 20 Maret 2012

Hanya Share for Kawan2


Kalo kau berpikir hidup anda nggak lagi berarti karena pacar kalian meninggalkan anda, anda SALAH BESAR ..... Hidup ini BUKAN untuk bergalau ria kawan !!!
Banyak yang lebih berarti daripada hanya memikirkan seseorang yang telah meninggalkan kamu. Ingat kawan, ketika pasangan kita meninggalkan kita apalagi hanya untuk orang lain, berarti dia bukan orang yang terbaik buat kita, berarti dia buka tulang rusuk kita. Tulang rusuk kita nggak bakal ketukar kawan ......
Ya memang sich setiap orang yg sedang patah hati pasti merasa galau, apalagi cewek pasti bakal nangis semalaman, aku pun tak munafik kawan. Ketika aku merasa sakit hati, aku pasti menangis. Tapi setelah itu aku berpikir, kalo memang dia yang meninggalkan kita berarti dia bukan jodoh kita, dan selalu positif thinking kalo suatu saat nanti pasti kita bakal dapat yang lebih baik dari dia.
Sekali lagi ku katakan kawan, hidup ini bukan untuk bergalau ria karena seseorang. Banyak yang lebih penting, misalnya prestasi kita di skul, kampus, or pekerjaan kita. Selagi kita lagi sendiri mending kita tingkatkan dengan prestasi kita, or misalnya waktu kita punya pacar hidup kita selalu kita habiskan dengan “sang pacar” coba dech ketika kita lagi sendiri manfaatin buat habiskan waktu dengan teman-teman kita yang lama kita abaikan karena “si pacar”. Yang pasti ketika kita patah hati lebih baik kita melakukan hal-hal yang positif biar cepet juga ngelupain “si dia”, dan ingat kawan selalu POSITIF THINKING !!!!
Don’t worry kawan, jomblo nggak bikin kita mati !!!!


Utamakan lah cita-cita mu kawan !!!!

Minggu, 18 Maret 2012

Untuk Lelaki Ku

Jadilah lelaki yang kuat .....
Agar aku dapat berlindung di balik badan mu
Jadilah lelaki yang lembut .....
Agar aku dapat bersandar di bahu mu ketika aku bersedih
Jadilah lelaki yang tegas .....
Agar kau dapat membimbing ku ketika aku bimbang
dalam menjalani hidup ini
Jadilah lelaki yang murah senyum ......
Agar aku dan anak kita dapat selalu merasa nyaman
ketika berada di sisi mu .......

Kamis, 08 Maret 2012

Tips Lancar Pacaran Jauh

Terpisahkan oleh jarak bukan berarti hubungan cinta harus berakhir. Masih ada harapan untuk terus melanjutkan hubungan Anda, tentunya dengan perjuangan lebih.

Memang hubungan jarak jauh tak selalu lebih mudah daripada hubungan biasa. Jika si dia memang pantas dipertahankan, tak ada salahnya Anda berdua sama-sama mencoba.

Rencana masa depan 
Seperti apa rencana masa depan hubungan Anda? Bagaimana akhir dari hubungan jarak jauh ini? Apakah nanti pasangan akan kembali ke kota asal atau Anda akan bergabung dengannya di kota yang baru?

Rencana masa depan akan membuat Anda berdua merasa ada harapan. Walau rencana bisa saja berubah, setidaknya Anda dan pasangan akan selalu merasa ada akhir yang menyenangkan dari hubungan jarak jauh ini.

Jujurlah pada diri sendiri dalam membuat rencana. Jangan berpura-pura setuju dengan rencana pasangan padahal dalam hati Anda berharap suatu saat rencana tersebut akan berubah. Kejujuran merupakan sikap yang penting dalam menjaga hubungan jarak jauh.

Komitmen 
Komitmen merupakan faktor yang tak kalah penting dari hubungan jarak jauh. Apa yang diharapkan atau tidak diharapkan untuk dilakukan pasangan saat berjauhan harus dibicarakan dari awal. Ceritakan sejujurnya apa harapan dan kekhawatiran Anda sehingga pasangan bisa mengerti.

Cari solusi bersama jika ada hambatan dari awal. Ingat kalau hubungan ini tidak mudah dan perlu usaha lebih untuk melakukannya. Jangan mudah menyerah hanya karena masalah kecil yang masih bisa diselesaikan.

Komunikasi 
Dengan kemajuan teknologi tentu hal ini tak lagi jadi masalah. Lewat video chat, telepon, pesan singkat, media sosial, dan berbagai jalur komunikasi lainnya, jarak tak akan terasa terlalu jauh lagi.

Bicarakan dari awal bagaimana "peraturan" tentang berkomunikasi. Apakah si dia bisa dihubungi kapan saja ataukah hanya pada waktu tertentu? Keadaan ini harus dimengerti dan diterima sejak awal agar tidak memicu konflik. Usahakan untuk saling mengerti keadaan masing-masing dan tidak saling menuntut berlebihan.

Cari waktu yang santai dan tidak terburu-buru untuk saling berkabar. Usai bekerja atau kuliah, pada malam hari di saat yang santai mungkin merupakan waktu yang tepat. Tapi jika si dia sekali-sekali ada acara pada malam hari bersikaplah fleksibel dan atur waktu lain untuk saling berkomunikasi. Komunikasi yang baik tidak ditentukan oleh lamanya waktu Anda mengobrol tapi lebih pada kualitas pembicaraan.

Bertemu 
Jika memungkinkan, jadwalkan pertemuan sebisa mungkin. Usahakan untuk selalu seimbang dan tidak selalu menuntut pasangan untuk selalu mengunjungi Anda. Lakukan kunjungan secara bergantian sesuai dengan kesediaan waktu. Kenali lingkungan tempat tinggalnya, ke mana ia biasa pergi, dan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatannya sehari-hari agar Anda merasa lebih tenang.

Isi waktu pertemuan Anda dengan hal-hal yang menyenangkan. Tak perlu merusak saat pertemuan Anda dengan memicu pertengkaran atau ngambek tanpa alasan yang jelas. Sikap yang demikian akan membuat pasangan tertekan dan berpikir ulang untuk meneruskan hubungannya dengan Anda.

Perhatian kecil 
Walau Anda sering berkomunikasi tetap saja perhatian-perhatian kecil secara langsung juga tak kalah penting. Pada momen-momen spesial kirimkan ia hadiah melalui pos untuk membuatnya senang. Perhatian-perhatian kecil semacam itu membuat ia merasa spesial dan membuat Anda seakan ada di sana bersamanya.

Tak ada salahnya sesekali kejutkan ia dengan kedatangan Anda. Namun sebelumnya pastikan Anda mengetahui ia sedang dalam keadaan tidak sibuk dan memiliki waktu luang.

Percaya 
Kepercayaan merupakan kunci utama dalam hubungan jarak jauh. Cemburu dan bersikap posesif hanya akan menggerogoti hubungan Anda pelan-pelan. Apakah Anda mampu bersikap percaya dan menahan rasa cemburu Anda demi mempertahankan cintanya? Jika tidak, sebaiknya singkirkan niat untuk berhubungan jarak jauh.

Hubungan jarak jauh memerlukan suasana yang kondusif untuk berhasil. Sikap cemburu, posesif, dan mudah emosi bisa dengan mudah menghancurkan hubungan Anda. Jika dari awal Anda dan kekasih sudah berkomitmen untuk menjalani hubungan ini maka persiapkanlah diri Anda. Seringkali Anda memang harus menerima dan percaya apa yang dikatakan kekasih walau pikiran negatif sering membayangi.

Cari kegiatan 
Jangan hanya terus memfokuskan pikiran Anda pada si dia. Ingat, Anda juga masih punya kehidupan yang lain. Jalani kegiatan Anda dengan semangat agar tak terus menerus memikirkan dia. Jangan tinggalkan kebiasaan pergi bersama teman, mengikuti kursus sesuai hobi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

Saling ketergantungan terhadap pasangan yang terus menerus akan membuat hubungan ini semakin berat. Jika biasanya Anda pergi ke bengkel bersama kekasih, kini usahakan pergi sendiri atau ajak orang terdekat Anda untuk menemani. Kemampuan Anda beradaptasi dan menjalani hidup dengan semangat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam hubungan ini.