Menurut
saya, kasih sayang yang paling tulus di dunia ini dan tidak meminta imbalan
adalah kasih sayang orang tua kepada anaknya.
Orang
tua saya dapat dikatakan tegas dalam mendidik anak-anaknya, apalagi jika
berkaitan dengan prestasi di sekolah dan agama. Hingga terkadang, dahulu, saya
sangat kesal dengan peraturan-peraturan yang dibuat sepihak oleh orang tua
saya, seperti batas pulang tidak lebih dari jam 10 malam atau hanya boleh
keluar rumah pada malam minggu.
Tetapi
suatu saat, ketika saya berusia 15 tahun dan saya sakit usus buntu dan harus
menjalankan operasi, saya baru benar-benar sadar betapa besarnya kasih sayang
orang tua saya dan perhatian mereka. Dari awal saya masuk ruang UGD hingga saya
keluar dari rumah sakit, mereka tidak pernah meninggalkan saya. Setiap hari
mereka bergantian menjaga saya di rumah sakit. Pada saat saya akan menjalankan
operasi, mereka mencoba menenangkan saya walaupun itu hanya operasi kecil
tetapi itu adalah operasi pertama yang saya jalani. Setelah selesai operasi,
saat saya keluar dari ruang operasi, yang pertama saya lihat adalah senyum lega
kedua orang tua saya di depan pintu ruang operasi. Ayah saya menghampiri saay
dan mencium kening saya, dan sambil tersenyum beliau mengatakan “Alhamdulillah
anak papa tersayang tidak kenapa-kenapa, sedikit lagi pasti sembuh.” Walau saat
itu saya belum sadar 100% karena pengaruh obat bius, tetapi saya dapat
merasakan kasih sayang dari senyum ayah saya. Saya tidak dapat berkata apa-apa
dan hanya meneteskan air mata karena saya bahagia.
Setelah
saya keluar dari rumah sakit, teman-teman saya yang waktu itu juga menunggu
ketika saya operasi, mereka bercerita bahwa selama 3 jam saya di ruang operasi
kedua orang tua saya benar-benar khawatir menunggu di luar. Orang tua saya
selalu bertanya tentang keadaan saya di dalam ruangan kepada suster yang keluar
dari ruang operasi.
Betapa bahagianya saya
memiliki kedua orang tua yang sangat sayang kepada saya, walau terkadang mereka
tegas tetapi saya percaya itu untuk kebaikan saya di masa depan. Dan saat ini
semua cita-cita kedua orang tua saya terhadap saya, menjadi perioritas pertama
yang akan saya wujudkan dalam hidup saya.Saya hanya bisa bilang:
"Sayangi lah orang tua kalian selagi mereka masih ada mendampingi kalian. Ingat kawan, jangan sampai kalian menyesal."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar